Tim Siaga Bencana KESDM: Operasi Penyisiran dan Penanganan Bencana Palu-Donggala

October 9,2018 Admin

PALU (08/10) - Hingga saat ini, Tim Siaga Bencana Kementerian ESDM masih melakukan operasi untuk mencari korban dan melakukan pelayanan medis untuk korban bencana di Palu dan Donggala.

Pada hari kesembilan, Tim Siaga Bencana Kementerian ESDM berhasil mengangkut 23 jenazah di 11 titik operasi yang dilaksanakan oleh 13 divisi tim. Selain melakukan penyisiran dan penanganan medis di 11 titik tersebut, Tim Siaga Bencana Kementerian ESDM juga membuka klinik di Posko Siaga Bencana yang berdiri di Jl M Yamin, Palu. Pada operasi hari kesembilan kemarin, Klinik Posko Siaga Bencana Kementerian ESDM melayani 106 pasien dimulai dari anak kecil, ibu hamil, hingga lansia. Dari 106 pasien tersebut, 11 pasien mengalami trauma dan 95 pasien mengalami gejala medis.

"Untuk hari kesepuluh besok, penyisiran akan difokuskan di daerah Balaroa. Tadi kami mendapatkan keluhan dari warga bahwasannya tujuh RW masih tertimbun reruntuhan dan ratusan korban jiwa masih berada dibawah reruntuhan. Sehingga kita akan menambah tim yang akan beroperasi menjadi empat tim", ujar Andi Hendri selaku Incident Commander pada Rapat Evaluasi Tim Siaga Bencana Hari Kesembilan.

Ditambahkan oleh Horas Pasaribu selaku Koordinator Harian dari Kementerian ESDM, masa operasi Tim Siaga Bencana yang sedianya selesai pada 11 Oktober 2018 dipastikan akan diperpanjang. "Operasi yang sedianya akan selesai pada 11 Oktober 2018 dipastikan akan diperpanjang hingga 31 Oktober 2018 sesuai dengan instruksi Pimpinan. Perpanjangan akan kembali dilaksanakan jika dirasa perlu dan akan diumumkan satu hari sebelum tanggal H-1 operasi selesai", ujar Horas.

Operasi akan dilanjutkan pada hari kesepuluh tanggal 9 Oktober 2018. Setiap hari operasi dimulai dengan apel pagi pada pukul 07.00 WITA, dilanjutkan dengan operasi di masing-masing titik pada pukul 08.00 WITA hingga pukul 17.00 WITA. Evaluasi malam dilaksanakan setiap pukul 19.30 WITA.

Sebagai informasi, Tim Siaga Bencana Kementerian ESDM terdiri dari 39 perusahaan dengan 371 personil. Fase operasi terbagi menjadi dua yakni search and rescue (SAR) dan pelayanan kesehatan. (MAP-HumasMinerba)