Tim Siaga Bencana KESDM: Kunjung Lapangan Direktur Jenderal Mineral dan Batubara

October 11,2018 Admin

PALU (11/10) Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Bambang Gatot Ariyono mengunjungi Tim Siaga Bencana Kementerian ESDM di Palu, Sulawesi Tengah.

Hadir sejak pukul 07.30, Bambang didampingi oleh Direktur Teknik dan Lingkungan Ditjen Minerba, Muhamad Hendrasto, Kasubdit Bimbingan Usaha Batubara, Nelyanti Siregar, dan Kasubdit Keselamatan Pertambangan Mineral dan Batubara, Lana Saria.

Bambang berkesempatan memimpin apel pagi Tim Siaga Bencana Kementerian ESDM. Pada sambutannya, Bambang mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota Tim yang bekerja keras dalam membantu warga Sulawesi Tengah. Bambang juga berterima kasih kepada seluruh perusahaan yang mengirimkan personelnya untuk melakukan misi kemanusiaan.

Setelah memimpin apel pagi, Bambang beserta rombongan Ditjen Minerba yang mendampingi, mengunjungi Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Tengah. Sesampainya di Kantor Dinas ESDM Sulawesi Tengah, Bambang langsung disambut oleh Kepala Dinas ESDM Sulawesi Tengah, Yanmart Nainggolan. Selain berkoordinasi dengan Yanmart, Bambang juga berkesempatan bertemu dengan para Inspektur Tambang yang bekerja di Dinas ESDM Sulawesi Tengah.

Selanjutnya, perjalanan dilanjutkan ke melihat keadaan Kota Palu dan ke beberapa titik operasi Tim Siaga Bencana Kementerian ESDM seperti di Hotel Roa-Roa dan Restoran Dunia Baru yang terkena dampak cukup parah.

Setelah mengunjungi tempat tersebut, rombongan mengunjungi Kelurahan Petobo, salah satu daerah yang terdampak paling parah dari bencana tanggal 28 September 2018.

Selanjutnya, Bambang bertemu dengam Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar pada pukul 15.00 di Posko Siaga Bencana Kementerian ESDM. Setelah itu Pimpinan Ditjen Minerba mendatangi daerah terdampak bencana di Balaroa, Palu.

Sebagai informasi, hingga hari kesepuluh, Tim Siaga Bencana Kementerian ESDM telah mengevakuasi 205 jenazah korban gempa dan tsunami Palu, Sigi, dan Donggala serta menangani 3289 pasien baik di posko maupun di titik operasi. (MAP-HumasMinerba)